NEWS

Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Fakultas Hukum USM

Semarang - Bertempat di Balai RW XIX Kelurahan Sendangmulyo Semarang, tim pengabdian FH USM yang terdiri atas Supriyadi, S.H., M.Kn., Dr. Amri Sihotang, S.S. S.H., M.Hum., Muhammad Iftar, S.H., M.H., Dhian Indah Astanti, S.H., M.H., Dr. Sukimin S.H., M.H., dan Dr. Ani Triwati, S.H., MH., memberikan penyuluhan hukum mengenai persoalan tanah fasum di perumahan. 


Penyuluhan hukum ini merupakan suatu bentuk tri dharma perguruan tinggi, yang merupakan kewajiban bagi setiap dosen. Pelaksanaan penyuluhan hukum mengambil sasaran warga di wilayah RW XIX kelurahan Sendangmulyo Semarang. Pemilihan wilayah RW XIX dikarenakan berdasar hasil survei yang dilakukan tim, didapatkan fakta bahwa ada permasalahan tentang tanah fasum di perumahan tersebut. Berangkat dari hasil kajian tersebut, maka tim pengabdian memberikan materi penyuluhan dengan tema bantuan hukum mengenai bantuan hukum terhadap warga dalam menghadapi persoalan tanah fasum di perumahan. 

Menurut pemateri, Supriyadi, S.H., M.Kn., dan Dr. Sukimin, permasalahan fasum sering terjadi di beberapa perumahan. Pada prinsipnya, tanah fasum diperumahan merupakan fasilitas yang wajib ada, sehingga oleh pihak perumahan harus menyediakan tanah yang diperuntukkan khusus untuk fasilitas umum. Namun dalam perkembangannya, banyak tanah fasum yang mengalami sengketa. Sengketa dimaksud misalnya adanya upaya pengambilalihan terhadap tanah fasum oleh pengembang, atau tanah fasum terkena proyek jalan tol. Disinilah kemudian muncul sengketa.

Berkaitan dengan sengketa yang muncul, Muhammad Iftar S.H., M.H., sebagai pemateri ketiga, menyatakan bahwa pada prinsipnya, ketika terjadi sengketa keperdataan antara warga dengan pihak lain berkaitan dengan tanah fasum, FH USM, melalui Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum, siap memberikan bantuan hukum kepada warga, baik berupa konsultasi hukum gratis atau pendampingan dalam proses litigasi.


|