NEWS

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FTIK Kampanyekan Desa Wisata Menari Pada Car Free Day

Indonesia dengan segala kekayaan dan kearifan lokalnya memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk dikembangkan. Mulai dari sektor pariwisata hingga kebudayaannya, sangat potensial untuk dikembangkan. Pun demikianlah yang dilakukan oleh teman-teman Mahasiswa Fakultas Tekologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang baru-baru ini. Sebuah project mulia untuk setidaknya mengenalkan potensi kebudayaan yang ada di Desa Tanon Kecamatan Getasan dilakukan pada Minggu pagi, 9 Desember di bilangan area Car Free Day tepatnya di Taman Indonesia kaya.

Desa Wisata Menari yang di labelkan untuk Desa Tanon dipilih sebagai konsep kampanye. Dalam kegiatan pagi itu, teman-teman Ilmu Komunikasi USM memilih flash mob tari tradisional sebagai kontennya. Dengan menggandeng Komunitas Tari Universitas Negeri Semarang (UNNES) flashmob pun diikuti oleh kurang lebih 20 orang. Secara bersamaan semuanya terlihat antusias menarikan sebuah tarian dari Desa Wisata Menari yang bernama Tari Topeng Ayu. Suasana semakin menjadi-jadi ketika musik ‘Banyu Langit’ yang notabene-nya adalah music khas Desa Wisata Menari dikumandangkan mengiringi flashmob seraya menjadi tanda berakhirnya kegiatan.

Bagus Baskara, salah satu panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mengembalikan minat dan rasa cinta terhadap tari tradisional melalui pengenalan potensi serta ciri khas yang ada pada Desa Wisata Menari. Pun selain itu, diharapkan, setelah digelarnya acara ini masyarakat bisa lebih tahu potensi dan ciri khas yang dimiliki oleh Desa Wisata Menari.

“Tujuannya selain karena untuk mengenalkan potensi sekaligus ciri khas yang ada di Desa Wisata Menari, juga diharapkan agar masyarakat setidaknya tahu bahwa di Jawa Tengah sendiri ada yang namanya Desa Wisata Menari yang cukup potensial. Hingga akhirnya bisa liburan kesana bersama orang terdekat untuk melihat ataupun belajar kebudayaan yang ada,” papar Bagus salah satu panitia.

Dalam kampanye ini, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang juga membagi-bagi souvenir berupa oleh oleh khas desa wisata menari yaitu Sabun Susu kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam meramaikan acara tersebut.

Sumber : Suara Merdeka


Rudin Ndeso | 17 December 2018